Prayer at Night (Tahajjud)
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، قَالَ ذَكَرَ أَبِي عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ مَا أَلْفَاهُ السَّحَرُ عِنْدِي إِلاَّ نَائِمًا. تَعْنِي النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم.Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Isma'il] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'ad] berkata, [bapakku] menceritakan dari [Abu Salamah] dari ['Aisyah radliallahu 'anha] berkata: "Tidaklah aku mendapatkan dia di sampingku saat datang waktu sahar (akhir malam menjelang Shubuh) kecuali dia dalam keadaan tidur". Yang dimaksud oleh 'Aisyah radliallahu 'anha adalah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam
Dari Sahih al-Bukhari, yang riwayat-riwayatnya diterima para ulama sebagai sahih.